MITRAWARTA.COM, Pringsewu – Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus berkomitmen meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan para petani setempat. Langkah nyata ini dibuktikan dengan penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa 20 unit traktor tangan (hand tractor) kepada sejumlah kelompok tani yang tersebar di sembilan kecamatan se-Kabupaten Pringsewu.
Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kemenan RI) ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, dalam sebuah acara seremonial yang berlangsung tertib dan penuh optimisme.
Akselerasi Modernisasi Pertanian Daerah
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa bantuan alsintan ini merupakan wujud sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong modernisasi pertanian. Sektor pertanian, menurutnya, merupakan pilar utama perekonomian di Kabupaten Pringsewu.
“Bantuan 20 unit traktor tangan dari Kementerian Pertanian ini harus menjadi stimulus bagi para petani kita agar proses pengolahan lahan bisa berjalan lebih cepat, efisien, dan hemat biaya. Kita ingin target swasembada dan ketahanan pangan di Pringsewu tetap terjaga bahkan meningkat,” ujar Riyanto.
Bupati juga menggarisbawahi pentingnya pemerataan distribusi bantuan ini, yang sengaja menyasar kelompok tani di seluruh sembilan kecamatan agar asas keadilan dan percepatan tanam dapat dirasakan secara serentak di seluruh wilayah Pringsewu.
Rawat dan Gunakan Bersama
Di hadapan para perwakilan kelompok tani, Riyanto Pamungkas memberikan pesan yang tajam terkait pemanfaatan bantuan tersebut. Ia mengingatkan agar alat penunjang produksi ini dirawat dengan baik dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.
Traktor tangan harus digunakan secara bergiliran demi kepentingan seluruh anggota kelompok tani.
Perawatan Berkala: Alat harus dijaga dan dirawat agar memiliki usia pakai yang panjang.
Bantuan ini murni untuk menyejahterakan kelompok tani, bukan untuk diperjualbelikan atau disewakan di luar ketentuan kelompok.
Dampak Nyata Bagi Petani
Penyerahan bantuan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para petani.
Dengan adanya mekanisasi pertanian melalui traktor tangan ini, waktu pengolahan tanah yang biasanya memakan waktu hari kini dapat dipangkas secara signifikan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman (IP) di Kabupaten Pringsewu.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pertanian setempat juga memastikan akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala ke lapangan, guna memastikan bantuan dari Kementerian RI ini tepat sasaran dan berdaya guna tinggi bagi peningkatan produktivitas pangan daerah.
(Nunu)















