MITRAWARTA.COM, Pringsewu – Pemerintah Pekon Bulurejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai bentuk komitmen dalam upaya percepatan penanganan stunting di tingkat desa, Rabu (22/5/2025)
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Pekon Bulurejo, Bapak Suherman, dan dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, antara lain perwakilan dari Kecamatan Gadingrejo, Bapak Aplia Hasimaka selaku Kasi PMD, serta Babinkamtibmas Pekon Bulurejo, AIPDA Edi Santoso.
Turut hadir pula Pendamping Desa Kecamatan Gadingrejo, bidan desa, kader ILP, KPM, ibu-ibu PKK, perwakilan BHP, tokoh masyarakat, dan aparatur pekon.
Dalam rembuk tersebut, peserta membahas tiga agenda utama, yakni:
1. Evaluasi penanganan stunting tahun 2024–2025,
2. Evaluasi kinerja kader Posyandu ILP Pekon Bulurejo,
3. Penyusunan rancangan konvergensi stunting untuk tahun 2026.
Kepala Pekon Bulurejo, Suherman, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya keterlibatan semua elemen masyarakat dalam mengatasi masalah stunting. “Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi PMD Kecamatan Gadingrejo, Aplia Hasimaka, menekankan bahwa rembuk stunting merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan desa yang berbasis data dan prioritas kebutuhan masyarakat.
Melalui forum ini, diharapkan akan terbangun sinergi dan komitmen bersama untuk menurunkan angka stunting di Pekon Bulurejo secara berkelanjutan.
(*DIMAS MR*)













