MitraWarta.Com
Tanggamus — Polemik yang menyeret nama SMAN 1 Air Naningan semakin memanas. Berbagai dugaan persoalan yang selama ini menjadi perbincangan publik akhirnya memaksa pihak Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Lampung angkat bicara.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Lampung, Rodi Hayani Samsun, memastikan bahwa kepala sekolah SMAN 1 Air Naningan akan segera dipanggil untuk dimintai penjelasan terkait sejumlah dugaan yang mencuat.
Sekolah tersebut belakangan menjadi sorotan setelah muncul dugaan pungutan parkir, isu kepemimpinan yang disebut menuai keresahan internal, hingga pengelolaan Dana BOS hampir Rp1 miliar yang kini ramai dipertanyakan publik.
“Ya secepatnya kaseknya akan saya panggil hari Senin,” kata Rodi Hayani Samsun, Rabu (13/5/2026).
Langkah pemanggilan tersebut dinilai sebagai bentuk respons atas tekanan publik yang terus menguat. Pasalnya, masyarakat mulai mempertanyakan ada atau tidaknya pengawasan ketat terhadap kebijakan dan pengelolaan anggaran di lingkungan sekolah.
Situasi ini pun memicu perhatian luas, terutama terkait transparansi penggunaan Dana BOS serta kondisi internal sekolah yang disebut-sebut tidak kondusif. Sejumlah pihak mendesak agar pemanggilan kepala sekolah tidak hanya menjadi langkah administratif, melainkan diikuti pemeriksaan mendalam terhadap seluruh dugaan yang berkembang.
Jika terbukti terdapat pelanggaran, masyarakat berharap Dinas Pendidikan tidak ragu mengambil tindakan tegas demi menjaga integritas dunia pendidikan di Lampung.
Kini perhatian publik tertuju pada hasil pemanggilan tersebut. Banyak yang menilai, kasus SMAN 1 Air Naningan bisa menjadi ujian serius bagi komitmen transparansi dan pengawasan di sektor pendidikan Provinsi Lampung. (Redaksi)
